Rumah yang Menjadi Incaran Pencuri

Sering merasa deg-degan tiap meninggalkan rumah, terutama untuk masa yang agak panjang?

Meskipun nampaknya aman-aman saja, saya sering parno tiap kali meninggalkan rumah. Sudah sampai pintu pagar, balik lagi, ngecek lagi. Terus begitu bahkan bisa sampai tiga kali bolak-balik. Selain mengecek kompor dan listrik, itu yang paling utama, saya juga wajib mengecek pintu kamar dan di lantai atas. 
 
Anda juga merasakan hal yang sama?



Kisah mengerikan yang kerap kita dengar di tivi dan media online membuat kekhawatiran kita sering berlebihan. Wajar aja, sih. Rumah yang kita anggap aman-aman saja ternyata juga bisa menjadi sasaran pencurian dan kejahatan. 

Di musim liburan panjang, saat kita mengajak keluarga bepergian menginap, kita sering mengabaikan beberapa hal yang nampaknya remeh tetapi justru menjadikan rumah kita tidak aman. Bahkan, saat kita tidak pergi kemana-mana, bisa saja rumah kita menjadi incaran pelaku kejahatan. 

Yuk, cek dulu yang ini. 


1. Apakah Rumah Anda Banyak Pepohonan? Atau Pagar Terlalu Tinggi?

Kebetulan pekarangan rumah saya tidak terlalu banyak tanaman. Malahan agak gersang. Untuk rumah yang memiliki pepohonan yang terlalu rimbun atau semak yang dibiarkan tinggi akan menghalangi pemandangan tetangga ke rumah secara langsung. Artinya, rumah Anda memberikan keleluasaan bagi pencuri untuk masuk. Nah, ini yang sering kita lupakan. Yuks, segera bersihkan semak tinggi dan pangkas pohon-pohon yang menghalangi pemandangan. Biarkan rumah Anda bisa terlihat jelas oleh tetangga agar mereka dapat melihat apa yang terjadi di rumah Anda.


2. Kotak Surat Bertuliskan Nama Anda

Saya melihat masih ada rumah-rumah yang memasang nama pada kotak surat di depan rumah atau di pagar rumah. Maksudnya untuk memudahkan tukang pos atau pengirim jasa menemukan alamat rumah sesuai dengan nama yang tertera. Namun, tahukah bahwa dengan begitu pencuri akan mudah mengakses nomor telepon rumah? Ketika rumah ditelepon dan tidak ada yang mengangkat, mereka pun akan beraksi.


3. Jendela, Pintu Pagar, dan Garasi

Pencuri akan memantau lingkungan yang akan menjadi targetnya. Banyak pencuri yang mengintip dari jendela ke dalam rumah Anda saat akan melakukan aksinya. Ada juga pencuri yang masuk lewat pintu garasi yang sering terbuka. Mereka telah memantau pintu pagar, pintu garasi, dan jendela yang sering terbuka.Ingat, kejadian mengenaskan tentang perampokan di Pulo Mas beberapa waktu lalu? Padahal rumah dalam keadaan tidak kosong. Namun, kelalaian penutup pintu pagar menyebabkan munculnya tindak kejahatan.

4. Lampu Mati Tiap Malam

Pencuri akan mudah beraksi dalam kondisi gelap gulita. Malam hari, setidaknya jangan matikan semua lampu. Usahakan tetap ada penerangan yang cukup. Namun, menurut survei, sebagian besar pencuri sebenarnya senang melakukan pekerjaannya saat siang hari ketika pemilik rumah keluar. Sebab, bisa saja lampu yang gelap tersebut memiliki sensor gerak.*


Comments