Berlibur di Rumah Saja Bisa Seru Juga Kok

Siapa yang tidak ingin mengisi liburan dengan jalan-jalan ke berbagai tempat? Sayangnya karena suatu hal, kita terpaksa hanya mengisi liburan di rumah saja.



Itu juga sering saya alami. Namun, kita bisa kok menciptakan liburan yang tak kalah mengasyikan bersama keluarga atau teman walau hanya di dalam rumah. 

Malahan, sebenarnya sebagian masyarakat urban justru menghindari liburan ke tempat wisata. Karena padatlah, macetlah, jauh, sampai alasan harga tiket yang lebih mahal. Ada juga karena 'Nggak mau capek-capek', maka memilih liburan di rumah.

Biasanya ini yang saya lakukan untuk keluarga saya agar suasana liburan tetap terasa walau hanya di dalam rumah. 
 

1. Seru-seruan 'Ketangkasan'

Sudah bukan rahasia lagi kalau yang namanya 'libur', bawaannya malas-malasan. Bangun siang, tidur sepanjang hari, dan leyeh-leyeh. Panorama kamar yang berantakan, buku bertebaran di mana-mana, serta bak cucian piring yang penuh, bakal menjadi pemandangan sepanjang hari selama liburan. Anak-anak biasanya akan menutup telinganya walau saya sudah teriak-teriak.

Mengakali agar liburan tetap semangat, maka saya pun membuat lomba 'ketangkasan'. Siapa yang bangunnya pagi dan membereskan kamarnya akan mendapat jatah telur dadar 2x lipat. Siapa yang paling rajin mencuci piring bekas makannya akan mendapat tambahan sosis goreng. Siapa yang membantu berbenah akan mendapat jatah es krim 2x lipat. Semacam itulah. Pernah juga saya menantang anak-anak saya untuk merapihkan lemari bajunya sendiri. Yang paling rapih hasilnya, boleh bebas memilih menu makan malamnya.

Karena hal ini sering terjadi saat liburan di rumah, entah libur akhir pekan atau libur lainnya, maka anak-anak saya sudah terbiasa dengan lomba seru-seruan yang saya ciptakan. Malahan mereka ketagihan, demi menu makan malam spesial atau es krim 2x lipat.





2. Memeriahkan Dapur

Kalau yang ini bukan lomba seru-seruan. Tapi lomba seru banget!
Anak-anak saya sering membantu saya memasak di dapur. Karena itulah ketika aya menantang mereka untuk memasak, mereka gembira sekali. Tentunya masakan yang mudah dan cocok untuk usia mereka.

Konon, Cooking Challenge menjadi aktivitas menarik di akhir pekan. Selain mengajari anak-anak memasak, juga menciptakan suasana keriangan ketika melihat hasilnya dan mencicipi masakan mereka. Anak-anak pun merasa senang karena bisa meniru masakan mamanya.

3. Menceritakan Isi Buku

Saya mengajak anak-anak mengingat buku apa yang telah mereka baca lalu menceritakan kembali. Tidak terbatas hanya pada buku cerita saja, tetapi buku pengetahuan juga bisa. Pencerita atau pengurai terbaik akan mendapat hadiah, yaitu sebuah buku baru saat jalan-jalan ke toko buku di hari berikutnya.

Ini akan melatih daya ingat mereka serta melatih bagaimana menyampaikan sebuah informasi dari apa yang mereka baca. Lumayan seru. Kadang, anak-anak minta 'keringanan' untuk sedikit mengintip lagi buku itu karena ada bagian yang terlupa, hahhaha. 



4. Memborong Film

Saya mengajak keluarga memilih film-film yang mereka sukai dan kami akan memilih saat yang dianggap pas untuk marathon menonton semua itu. Tidak lupa menyiapkan camilan dan minuman. Ini akan menjadi moment yang asyik dan mengesankan daripada menonton di bioskop. Selain lebih hemat, tentunya bisa lebih santai dan nyaman.

Empat kegiatan itu masih terus kami lakukan saat harus mengisi liburan di rumah saja. Ada banyak keseruan yang didapat, tentunyakedekatan dengan anggota keluarga pun kian terasa.*  (Foto: Google)

Comments