![]() |
| Gedung Putih/ foto: Google |
"Aku duduk di rumah tua ini sambil mendengarkan para hantu berjalan bolak-balik di lorong dan bahkan di ruang belajar. Lantai dan tirai bergerak maju mundur —aku bisa membayangkan Andy [Jackson] dan Teddy [Roosevelt] sedang beragumen mengenai Franklin [Roosevelt].” --Harry Truman
Itu adalah pengakuan Presiden Amerika Serika ke-33 mengenai Gedung Puitih. Ah, saya bermimpi suatu hari nanti bisa menjejakkan kaki di gedung itu.
Banyak Keanehan
Gedung yang berdiri megah di lahan seluas 18 hektar di 1600 Pennsylvania Avenue ini, menjadi salah satu gedung favorit wisatawan di Washington DC. Selain karena kemegahan dan sejarahnya, bangunan yang terbuat dari batu aquia dengan gaya arsitektur Georgia rancangan dari arsitek James Hoban, menjadi perhatian karena kisah misteri di dalamnya.
Semula, gedung ini sering disebut sebagai Executive Mansion. Pada tahun 1901 Presiden Theodore Roosevelt secara resmi memberi nama gedung ini dengan ‘Gedung Putih’.
Sebagai gedung pemerintahan dan kediaman presiden yang kerap mendapat banyak kunjungan, rasanya sungguh mengherankan jika terdengar banyak keanehan yang terjadi. Di antaranya kerap terdengar suara langkah kaki di lorong, tercium aroma sabun cuci dan munculnya sosok Abraham Lincoln.
Pernah Mengalami Kebakaran
Gedung ini didirikan saat pemerintahan presiden Amerika yang pertama, George Washington, pada bulan Oktober 1792. George juga yang meletakkan batu pertama saat pembangunan gedung ini, tetapi dia sendiri tak pernah menempatinya. Saat proses pembangunan, buruh dan tukang batu didatangkan dari Skotlandia.
Saat pemerintahan presiden kedua, yaitu John Adam, gedung ini kemudian menjadi tempat kediaman resmi presiden. Sebenarnya ketika keluarga Adams pindah ke Gedung Putih, interior gedung ini belum selesai. Konstruksi selesai pada masa pemerintahan presiden ketiga, Thomas Jefferson, yang memerintah sepanjang tahun1801-1809. Sejak itu pula setiap presiden melakukan perubahan dan penambahan atas gedung ini sesuai dengan kebutuhan dan tuntutan perkembangan bangsa Amerika.
Di masa pemerintahan Thomas Jefferson, fungsi Gedung Putih kemudian bertambah. Thomas Jefferson mengadakan open house di tahun 1805 sebab banyak masyarakat Amerika yang ingin berkunjung ke gedung tersebut. Jefferson mempersilakan warga memasuki tempat kediamannya itu hingga ke Ruang Biru (Blue Room), dan sejak saat itulah Gedung Putih terbuka untuk dikunjungi masyarakat umum. Hingga pada setiap acara resepsi tahunan Tahun Baru dan Ulang Tahun Kemerdekaan 4 Juli, gedung ini sangat ramai dipadati pengunjung. Malahan, Andrew Jackson (presiden ke-7) pernah kabur demi alasan keamanan akibat membludaknya pengunjung acara inagurasi di Gedung Putih.
Bangunan megah dengan 132 kamar ini pernah dibakar oleh tentara Inggris selama perang tahun 1812. Pada masa pemerintahan Presiden Herbert Hoover, Sayap Barat gedung ini juga mengalami kebakaran.
Kemegahan dan Misteri
Presiden-presiden yang menempati gedung ini telah mengalami berbagai masa-masa sulit dan menakutkan, seperti perang, serangan penyakit, depresi, dan pembunuhan. Mungkin hal itu pula yang membangkitkan kesan misterius meskipun gedung ini tak pernah sepi dari kunjungan.
Harry Truman, ketika menempati gedung ini di tahun 1945, merasakan banyak kejadian aneh. Bahkan dia bercerita kepada istrinya, Bess, "Aku duduk di rumah tua ini sambil mendengarkan para hantu berjalan bolak-balik di lorong dan bahkan di ruang belajar. Lantai dan tirai bergerak maju mundur —aku bisa membayangkan Andy [Jackson] dan Teddy [Roosevelt] sedang beragumen mengenai Franklin [Roosevelt].”
Rupanya itu tak hanya dialami Truman. Tamu dan para staff gedung ternyata kerap melihat hal-hal yang aneh. Sosok-sosok penghuni yang telah meninggal puluhan bahkan ratusan tahun lalu sering terlihat menampakkan diri di beberapa lokasi di gedung ini. Mereka bahkan merasa khawatir berlama-lama di sana. Semula mereka berpikir ini hanya perasaan mereka saja, namun setelah mereka tahu banyak yang merasakan hal yang sama, mereka pun yakin bahwa nuansa misteri dan suara-suara yang sering terdengar di beberapa lorong, bukanlah halusinasi mereka semata.
Di tahun 2002, banyak turis yang mengaku melihat penampakkan sosok Abigail –mereka menyebutnya Nyonya Adams- yang tampak tergesa-gesa memasuki East Room, lantai pertama Gedung Putih, sambil membawa tumpukan cucian basah. Abigail merupakan istri dari Presiden John Adams (1797 – 1801). Saat keluarga Adam menempati gedung itu, kontruksi masih berjalan dan banyak bagian gedung yang dalam tahap pembangunan. Sebab itulah Abigail sering menggunakan ruangan East Room untuk menjemur pakaian.
East Room adalah ruangan terbesar yang di masa sekarang sering digunakan untuk konferensi pers, gala dinner, atau perayaan lainnya. Meski sering digunakan, konon hantu Abigail Adams sering tampak sedang menggantung cuciannya di ruangan berangin ini. Para staf gedung mengatakan sering mencium bau baju basah yang bercampur dengan wangi segar dari sabun cuci di sana. tercatat sebagai hantu tertua yang sering muncul di White House sampai sekarang. Hantu-hantu lainnya juga kerap terlihat seperti hantu Andrew Jackson, Presiden Amerika ke-7 dan hantu Dolley Madison, istri dari James Madison, presiden keempat Amerika. Namun, yang sering terlihat dan terkenal adalah penampakkan sosok hantu Presiden Abraham Lincoln.
Abraham Lincoln Muncul Hingga Kini
Abraham Lincoln adalah Presiden Amerika ke-16 yang meninggal dunia karena dibunuh pada April 1865. Lincoln dianggap sebagai pemimpin yang memiliki kekuatan batin di atas rata-rata. Pada bulan November 1860, Lincoln mengatakan kepada sang istri bahwa dia akan terpilih sebagai presiden untuk kedua kalinya, namun dia juga akan meninggal di kantornya itu. Lincoln bahkan sempat memimpikan pembunuhan dirinya selama tiga hari berturut-turut, sebelum hari pembunuhan itu benar-benar terjadi pada 14 April 1865.
Lalu bagaimana hantu Lincol bisa kerap terlihat di Gedung Putih hingga sekarang?
Grace Coolidge, istri Presiden Amerika ke-30 John Calvin Coolidge, adalah orang pertama yang melihat hantu Lincoln di Yellow Oval Room. Sosok tersebut sedang berdiri di dekat jendela, memandang ke arah luar. Saat itu beliau tengah melintasi ruangan tersebut dan dengan jelas melihat sosok Lincoln berdiri di atas jendela. Staf Gedung Putih juga membenarkan bahwa salah satu tempat favorit yang sering dikunjungi hantu Lincoln adalah sisi jendela di Yellow Oval Room.
Ratu Wilhelmina dari Belanda juga pernah mengalami hal yang mengejutkan di Gedung Putih dan ini menjadi cerita yang cukup terkenal. Tahun 1942, Sang Ratu sedang menginap di Rose Room, salah satu kamar di Gedung Putih. Malam hari, dia mendengar suara langkah kaki dari lorong disusul ketukan pintu kamarnya. Ratu Wilhelmina menjawab ketukan itu dengan perasaan heran sebab malam sudah sangat larut. Saat ia membuka pintu, tiba-tiba, sosok Abraham Lincoln sudah berdiri di depannya mengenakan jubah dan topi tinggi yang sering dipakainya. Ratu terkejut dan menjerit. Dia pun segera berlari mencari staf Gedung Putih. Konon, sejak itu Ratu tak ingin menginap di Gedung Putih lagi.
Mantan Perdana Menteri Inggris, Winston Churchill, juga jadi saksi penampakan hantu Lincoln. Saat Perang Dunia II ia sering mengunjungi Gedung Putih. Pada suatu malam, setelah mandi, sambil menghisap cerutu ia berjalan ke luar kamar. Dia terkejut mendapati sosok Lincoln sedang duduk di dekat perapian. Dia nyaris tak percaya, namun sosok yang dilihatnya itu benar-benar sosok Lincoln. Sejak itu dia tak mau lagi menginap di sana.
Bukti yang paling akurat tentang keberadaan hantu Lincoln adalah foto yang dibuat oleh seorang fotografer khusus hantu bernama William H. Mumler. Dalam foto yang dibuat pada tahun 1869 itu terlihat Abraham Lincoln berdiri di belakang sang istri, Marry Todd Lincoln. Foto itu kemudian diabadikan dan menjadi salah satu peninggalan bersejarah.
Staf Gedung Putih beberapa kali juga melihat penampakan anak Lincoln, Willie Lincoln, yang meninggal di usia 11 tahun karena tifus. Willie Lincoln seringkali menampakkan diri di beberapa area, di antaranya Lincoln Bedroom, lorong lantai 2, dan Yellow Oval Room.
“Willie juga kerap terlihat di kamar ayahnya,” jelas salah seorang staf Gedung Putih.
Beberapa area yang juga terkenal angker di Gedung Putih adalah The Attic, The Rose Garden, The Basement, North Portico, The East Room, The Rose Room, dan kamar-kamar tidur di lantai 2.*


Comments
Post a Comment