Saat ini ada banyak sekali perempuan berbisnis. Sebutan kerennya adalah womanpreneur atau bisnis woman. Mengapa perempuan masa kini tertarik untuk menekuni dunia bisnis? Persoalannya kini bukan lagi sekadar untuk memenuhi kebutuhan hidup atau membantu perekonomian keluarga.
Selain membuat hidupnya lebih berarti, perempuan berbisnis telah berpikir untuk masa depan yang jauh lebih baik. Untuk dirinya, keluarganya, dan orang sekitarnya.
Banyak perempuan yang sudah mapan hidupnya atau suami telah mencukupi kehidupannya, dia tetap saja tertarik untuk berbisnis. Tidak perlu jauh-jauh, tetangga atau sahabat kita, yang kehidupannya sudah cukup mapan, masih mau berjualan online produk makanan atau aksesoris. Sebagian besar usahanya itu membuahkan hasil, sehingga usahanya semakin melebar dan membuat hidupnya lebih sejahtera.
Perempuan memegang peranan strategis dalam dunia kewirausahaan Indonesia. Laporan International Finance Corporation (Maret 2016) menyebutkan bahwa 51% dari Usaha Kecil dan 34% dari Usaha Menengah dimiliki oleh perempuan dan secara total, UKM yang dimiliki oleh perempuan menyumbang 9.1% dari PDB Indonesia.
Agar perempuan lebih wise dan lebih berpotensi, tentu dibutuhkan edukasi. Perempuan harus menggali potensi diri, sehingga berani mengambil peluang yang ada di depan mata. Merespons tantangan dan potensi perempuan dalam berwirausaha, Commonwealth Bank memiliki program WISE yang fokus pada edukasi keuangan untuk perempuan.
Nita Yudi, Ketua Umum IWAPI mengapresiasi kontribusi positif dari kerja sama IWAPI dengan Commonwealth Bank melalui program-program edukasi WISE. “Kerja sama dengan Commonwealth Bank merupakan salah satu program literasi keuangan yang kami berikan kepada para anggota kami untuk membantu pengembangan bisnis serta keuangan mereka dan memberikan nilai tambah kepada mereka,” ujar Nita. Sementara itu, Nonita Respati, pendiri Purana, sebuah fashion house yang fokus pada batik dan kain tradisional Indonesia, mengatakan, “Di Februari 2017, saya terpilih sebagai salah satu womenpreneur yang berhak untuk mengikuti program mentoring intensif bersama Commonwealth Bank bekerja sama dengan Austrade dengan tujuan agar kami bisa mengakses pasar global. Saya berharap melalui program-program edukasi seperti ini, akan lebih banyak lagi perempuan Indonesia yang berani untuk terjun ke dunia usaha dan masuk ke pasar internasional,” ujarnya.
WISE juga menyediakan akses edukasi keuangan yang menyesuaikan kebutuhan perempuan melalui aplikasi mobile dengan nama yang sama. Pengguna dapat mengunduh aplikasi tersebut secara gratis melalui Google Play Store untuk pengguna Android dan App Store untuk pengguna iOS.*
Melihat semangat bisnis dan pandangan masa depan perempuan, Commonwealth Bank mengadakan diskusi “Empowering Women Entrepreneurs for the Betterment of Indonesian Economy” bertepatan dengan peringatan Hari Kartini, bersama Prof. Mari Elka Pangestu, PhD dan praktisi pengusaha perempuan.
Diskusi tersebut membahas berbagai tantangan dan solusi dalam memaksimalkan potensi womenpreneur Indonesia. Tentunya sangat diharapkan perempuan dapat mengembangkan bisnisnya, sehingga mampu meningkatkan peranannya dalam mensejahterakan keluarga serta masyarakat.
Kita melihat banyak perempuan yang sukses dengan bisnisnya. Namun, pandangan bahwa perempuan adalah makhluk yang lemah kadang membuat perempuan dianggap sebelah mata dalam dunia bisnis. Masalah gender inilah yang kadang menjadi kendala. Seperti yang dikatakan Prof. Mari Elka Pangestu, Ph.D dari Universitas Indonesia yang hadir sebagai Guest of Honor dan juga pembicara dalam diskusi ini.
“Tidak dapat dipungkiri, pengusaha perempuan masih menghadapi berbagai tantangan dalam mengembangkan bisnisnya, terutama dalam aspek sosial ekonomi yaitu kesetaraan gender (gender gap). Salah satu contohnya adalah partisipasi perempuan sebagai entrepreneur dan akses pengusaha perempuan ke modal usaha masih terbilang rendah,” jelas Mari.
Soal kesetaraan gender dalam dunia bisnis, ini mengingatkan saya pada apa yang dikatakan Dra Suryani Sidik Motik; Problem di Indonesia adalah hambatan budaya.
Agar perempuan lebih wise dan lebih berpotensi, tentu dibutuhkan edukasi. Perempuan harus menggali potensi diri, sehingga berani mengambil peluang yang ada di depan mata. Merespons tantangan dan potensi perempuan dalam berwirausaha, Commonwealth Bank memiliki program WISE yang fokus pada edukasi keuangan untuk perempuan.
Program yang diberikan melalui aplikasi mobile, program workshop, hingga pelatihan one-on-one, dan womenpreneur sebagai salah satu target utama. Program pelatihan face to face WISE ini telah menjangkau lebih dari 2.200 perempuan di Indonesia. Program WISE membantu pengembangan bisnis womenpreneur lewat edukasi keuangan yang mampu meningkatkan kapabilitas womenpreneur dalam mengakeselerasi bisnisnya.
“Dari sisi perbankan, permasalahan utama pengusaha perempuan yang sering ditemui adalah prosedur bank yang dianggap rumit. Lewat WISE, kami memberikan pengetahuan dan konsultasi kepada womenpreneur terkait cara mendapatkan dan memanfaatkan berbagai fasilitas perbankan untuk pengembangan bisnisnya,” ujar Head of Communications and Corporate Secretary Commonwealth Bank, Safitri Damajanti.
Edukasi keuangan bagi pengusaha perempuan Indonesia tentunya perlu menjangkau lebih banyak lagi target di berbagai daerah Indonesia. Menyadari hal tersebut, Commonwealth Bank akan terus berkolaborasi dengan berbagai komunitas. Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) dan Australian Trade Commission (Austrade) merupakan sejumlah partner strategis WISE dalam membantu mengedukasi womenpreneur Indonesia.
Nita Yudi, Ketua Umum IWAPI mengapresiasi kontribusi positif dari kerja sama IWAPI dengan Commonwealth Bank melalui program-program edukasi WISE. “Kerja sama dengan Commonwealth Bank merupakan salah satu program literasi keuangan yang kami berikan kepada para anggota kami untuk membantu pengembangan bisnis serta keuangan mereka dan memberikan nilai tambah kepada mereka,” ujar Nita. Sementara itu, Nonita Respati, pendiri Purana, sebuah fashion house yang fokus pada batik dan kain tradisional Indonesia, mengatakan, “Di Februari 2017, saya terpilih sebagai salah satu womenpreneur yang berhak untuk mengikuti program mentoring intensif bersama Commonwealth Bank bekerja sama dengan Austrade dengan tujuan agar kami bisa mengakses pasar global. Saya berharap melalui program-program edukasi seperti ini, akan lebih banyak lagi perempuan Indonesia yang berani untuk terjun ke dunia usaha dan masuk ke pasar internasional,” ujarnya.
WISE juga menyediakan akses edukasi keuangan yang menyesuaikan kebutuhan perempuan melalui aplikasi mobile dengan nama yang sama. Pengguna dapat mengunduh aplikasi tersebut secara gratis melalui Google Play Store untuk pengguna Android dan App Store untuk pengguna iOS.*