Château de Versailles atau Kastil Versailles adalah salah satu kastil paling menyeramkan di Perancis. Di kastil itu sering terlihat penampakan hantu dan suara erangan. Di antaranya erangan dan penampakan Maria Antoinette, si Ratu Perancis yang dipenggal kepalanya.
Ratu Cantik yang Suka Pesta
Kisah Abadi Sang Ratu
Semula Versailles hanya sebuah desa kecil. Tahun 1624, Raja Louis XIII memerintahkan untuk membangun kastil di sana, difungsikan sebagai tempat peristirahatan untuk raja beserta rombongan setelah selesai menyalurkan hobi berburu. Ketika Raja Louis XIV naik tahta pada tahun 1661, Chateau de Versailles dijadikan tempat kediaman resmi raja Prancis. Pembangunan istana ini memakan waktu 40 tahun dibawah pimpinan arsitek Le Van (1612-1670). Namun demikian, proses pembangunan istana dan juga perluasan arealnya semakin menjadi-jadi untuk memenuhi permintaan permaisuri Louis XIV, Maria Antoinette, yang terkenal sangat borjuis dan menyukai kemewahan.
Di kastil inilah kemudian kisah tragis ratu dari Prancis itu terjadi. Pada 16 Oktober 1793, Marie Antoinette, istri Raja Louis XVI dieksekusi dengan guillotine. Marie menjadi korban revolusi Prancis. Konon, hantunya sering terlihat di kastil ini. Sosok ratu populer yang terkenal dengan kecantikan dan pestanya, kerap muncul di lorong dan taman kastil.
Ratu Cantik yang Suka Pesta
Siapa sebenarnya Marie Antoinette? Mengapa dia menjadi target utama revolusi ini dan harus dihukum mati?
Marie Antonia Josepha Johanna atau Maria Antonia Johanna Josephina adalah putri kelima belas dan bungsu dari Kaisar Romawi Suci Francis I dan Ratu Marie Theresa, kepala dari dinasti Habsburg. Marie lahir di Archduchess, Austria, 2 November 1755. Marie memiliki masa kecil yang sederhana namun penuh keriangan. Dia tak pernah merasa kesepian sebab dia berada dalam lingkungan yang hangat.
Ketika ayahnya, Francis 1 meninggal pada bulan Agustus 1765, untuk mempromosikan hubungan diplomatik dengan Prancis, Marie Antoinette diminta menikahi Louis Auguste, putera mahkota Prancis. Marie pun menikah pada April 1770. Saat itu usia Marie empat belas tahun.
Setelah menikah, kehidupan Marie berubah. Sebagai seorang wanita muda cantik, Marie menikmati kehidupan pesta ala bangsawan Prancis yang penuh 'Versailles'. Sebenarnya, Marie tidak mencintai Louis. Hubungan mereka terlihat dingin dan hambar. Apalagi Louis begitu sibuk dan sering meninggalkannya untuk berburu. Sebenarnya Louis justru begitu mencintai Marie. Di mata Louis, Marie adalah keindahan dan kecantikan. Louis selalu memenuhi permintaan Marie, termasuk membangun gadung teater dalam istana, di mana Marie sendiri yang kerap bermain teater di sana.
![]() |
| Kalung berlian Marie Antoinette, salah satu pemicu revolusi |
Pada 10 Mei 1774, Raja Louis XV meninggal. Maka, pada 11 Juni 1775 Louis Auguste dilantik menggantikan ayahnya. Ia menjadi Raja Louis XVI dan Marie Antoinette menjadi Ratu Prancis. Cinta Louis yang besar kepada Marie membuat ia menyerahkan beberapa bagian dalam kekuasaan politik Perancis kepada istrinya itu. Marie Antoinette menjadi penasihat utama raja.
Kesepian Marie dilimpahkan pada kesukaannya berpakaian mewah. Malahan Marie mempunyai desainer sendiri. Marie sibuk bergura-hura. Sejak awal revolusi Prancis, Marie Antoinette selalu menolak untuk bernegosiasi dengan kaum revolusioner. Marie lebih memperhatikan gaya hidupnya. Inilah yang memancing kemarahan rakyat Prancis. Ditambah lagi dengan tuduhan Marie membeli kalung berlian yang berisi 600 batu berlian termahal dari semua daerah dan negara di daratan Eropa. Akhirnya Revolusi Prancis pun meledak.
Pada 21 Juni 1791, keluarga kerajaan ditangkap. Kelompok revolusioner menetapkan Louis XVI dan Marie sebagai musuh negara. Marie mendapat julukan "Madame Hak veto" karena dituduh memerintahkan Louis XVI untuk menentang setiap keputusan revolusioner. Louis XVI dieksekusi pada 21 Januari 1793. Kemarahan kaum revolusioner kemudian ditujukan kepada Marie Antoinette. Saat persidangan, banyak tuduhan ditujukan kepadanya. Marie divonis bersalah dan dihukum mati dengan guillotine.
Pagi hari 16 Oktober 1793, seorang penjaga datang untuk memotong rambut dan mengikat kedua tangan Marie di belakang punggungnya. Dia kemudian diarak-arak dengan gerobak pengangkut tawanan dan disoraki oleh warga Paris selama satu jam. Nasib Marie berakhir tragis ketika guillotine memisahkan kepala dengan badannya.
![]() |
| Lukisan di langit istana menggambarkan kebesaran Louis XIV |
![]() |
| Lorong di Chateau de Versailles yang kerap menampakan hantu perempuan tanpa kepala |
Kisah Abadi Sang Ratu
Kisah tentang Marie Antoinette begitu tersiar seantero jagat. Ratu cantik yang suka berpesta dan dijatuhi hukuman mati dengan guillotine itu adalah ratu dengan kisah yang abadi. Kematiannya yang tragis, diiringi kemarahan rakyat Perancis sekaligus duka mendalam dari kalangan kerajaan, menyisakan kisah misteri yang berlangsung hingga saat ini. Konon, saat kepalanya terpenggal tangis dan erangan Marie masih terdengar. Pun saat kepalanya sudah benar-benar terpisah. Sejak saat itu, di lokasi tempat Marie dieksekusi, tepat di depan Place de la Revolution (sekarang disebut Place de la Concorde), erangan Marie kerap terdengar.
Semasa hidupnya, Marie Antoinnette memiliki dua tempat khusus di kawasan Château Versailles, yaitu Petit Trianon dan Hameau de la Reine. Di dua tempat inilah penampakan Marie sering terlihat. Sepasang suami istri peneliti ketika sedang berada di Petit Trianon, mengatakan melihat perempuan yang sedang duduk di taman mirip dengan Marie Antoinette. Penampakan mirip seperti yang tergambar di lukisan di dalam kastil. Bahkan pakaian yang dikenakannya pun sama. Berapa penjaga kastil melaporkan melihat hantu berwujud perempuan dalam pakaian abad ke-18. Malahan, di salah satu lorong, kerap terlihat penampakan sosok perempuan tanpa kepala.
Di salah satunya bagian di Kastil Versailles terdapat sebuah gubuk yang bertuliskan ‘Rumah Merenung Marie Antoinette’. Entah mengapa disebut begitu. Benarkah Marie menyadari kesalahannya. Benarkah dia telah menghianati suaminya? Mata-matakah dia selama dinobatkan sebagai Ratu Perancis? Di gubuk itu kerap terdengar desah napas dan suara seperti suara Marie.*







