Ini adalah malam tahun baru kelima kami.
Bagiku ini agak sedikit berbeda karena selain kami menikmatinya di lokasi yang sangat indah, kami juga telah bersepakat untuk suatu pembenahan dari segala kerancuan dan 'keberantakan' yang baru saja terjadi.
Tahun baru pertama kami, 31 Des 2011, kami nikmati di Kota Lampung. Sementara aku menikmati pergantian tahun dari jendela kamar hotel, dia dan temannya tertidur pulas, blas.
Tahun baru kedua, 31 Des 2012, kami menikmatinya di pantai Anyer, sambil dengan diserang nyamuk dan sepi dari kembang api sebab hujan turun mengguyur.....
Tahun baru ketiga, 31 Des 2013, kami menikmatinya di kantor dan markas tempat kami berkarya.
Tahun baru keempat, 31 Des 2014, kami menikmati ribuan kembang api di Alia Resort Anyer bersama puluhan warga Korea.
Tahun baru 31 Des 2015, yaitu kali ini, kami menikmati pesona kembang api dari pesisir Banten, bersama pribumi lainnya. Lalu lanjut menikmti pesona matahari di Mambruk Resort Anyer hingga 3 Januari 2016.
Ini hanya sebuah moment kebersamaan yang akan menjadi catatan perjalanan.
Satu hal, apa pun yang terjadi, waktu tetap berjalan, matahari tetap bersinar, dan bunga akan tetap mekar pada waktunya.
Kami tau, tidak semua hal terjadi sesuai keinginan. Kami hanya berusaha memperbaiki apa yang harus diperbaiki..Jika kelak kondisi terpahit harus kami terima, itu hanyalah cerita yang harus kami lewati.
Satu kebanggan kami, bahwa kami tetap di sini. Menggenggam dengan hati dan jiwa, bukan hanya dengan fisik semata. Kebersamaan adalah pelengkap, dan ikatan hati adalah kesejatian.
Kami saling menjaga, memperbaiki, mengingatkan, dan teman dalam berbagai kondisi. Kami ada bukan karena menyerang, merebut, apalagi merusak. Kami ada karena keadaan yang membuat kami ada. Keadaan yang baik, keadaan yang ikhlas. Berjalan dan sama-sama berkembang dan berkarya.
Biarlah anjing menggonggong.... Sebab anjing memang selalu menyalak.
Kafilah akan tetap berjalan.
Comments
Post a Comment