Dame Agatha Mary Clarissa Christie, DBE, lahir di Torquay, Devon, Inggris pada 15 September 1890 dengan nama Agatha Miller, dan meninggal dunia pada 12 Januari 1976.


Ia adalah seorang penulis fiksi kriminal Inggris. Dia juga menulis kisah-kisah roman dengan nama Mary Westmacott.
Sandiwara panggungnya "The Mousetrap" memegang rekor sebagai sandiwara dengan masa putar terpanjang di London—sejak dimulai pada 25 November 1952 hingga sekarang telah diputar lebih dari 20.000 kali.
Sampai saat ini, belum ada yang bisa menggantikan posisinya sebagai “The Queen of Crime”, wanita penulis misteri paling laris di dunia. Pada 1971 dia dianugerahi gelar "Dame Commander of the British Empire".
Pada 1971 dia dianugerahi gelar "Dame Commander of the British Empire".*
Agatha Christie adalah penulis kisah misteri paling terkenal di dunia dan pengarang yang karyanya paling laku sepanjang masa dengan mengecualikan William Shakespeare. Buku-bukunya telah terjual sebanyak lebih dari satu miliar eksemplar dalam bahasa Inggris dan satu miliar lagi dalam 45 bahasa asing (hingga 2003). Sebagai contoh kepopulerannya yang luas, dia adalah penulis paling laris di Perancis, dengan lebih dari 40 juta eksemplar novelnya terjual dalam bahasa Perancis (hingga 2003) dibandingkan dengan 22 juta untuk Émile Zola, saingan terdekatnya.
Christie menerbitkan lebih dari 80 novel dan sandiwara teater yang kebanyakan merupakan kisah detektif dan misteri ruangan tertutup, banyak dari karyanya tersebut yang berkisah mengenai salah satu tokoh serialnya, Hercule Poirot atau Miss Marple. Dia adalah seorang tokoh besar dalam fiksi detektif untuk keberhasilan komersialnya dan inovasinya dalam genre tersebut. Meskipun dia suka mempersulit kisahnya dengan teka-teki yang lain dari umumnya, dia juga sangat teliti dalam "bermain adil" terhadap para pembacanya dengan memastikan bahwa semua informasi yang diperlukan untuk menyelesaikan teka-tekinya diberikan. Salah satu karya awalnya, "Pembunuhan atas Roger Ackroyd", terkenal untuk akhir ceritanya yang mengejutkan.
Kebanyakan karyanya telah difilmkan, beberapa di antaranya beberapa kali berulang-ulang ("Pembunuhan di Atas Orient Express", "Pembunuhan di Sungai Nil", "Kereta 4.50 dari Paddington"). BBC telah memproduksi versi televisi dan radio dari hampir semua kisah Poirot dan Marple.
Terlahir dari keluarga berkecukupan, Christie tidak pernah disekolahkan, hanya ada tutor yang secara teratur berkunjung untuk mengajarkannya berbagai ilmu dasar. Tak heran, Agatha kecil yang pemalu dan sensitif kerap menemukan dirinya menganggur dan bosan setengah mati. Kadang, ia menciptakan permainan untuk dirinya sendiri.
Kehidupan Agatha baru mulai berwarna ketika Perang Dunia I meletus. Ia menikah dengan pilot pesawat tempur bernama Archibald Christie alias Archie. Saat Archie bertempur, Agatha bertugas sebagai perawat di rumah sakit. Di sini, dorongan kreatif Agatha kerap muncul saat ia menghabiskan waktu merawat tentara yang terluka, apalagi saat ia "berkenalan" dengan berbagai bahan kimia yang bisa dipakai sebagai racun, seperti strychnine dan ricin. Gagasan untuk menulis kisa misteri muncul di benaknya. Terciptalah detektif Hercule Poirot, pensiunan polisi Belgia yang berpenampilan necis dan berkumis tebal, dalam naskah berjudul The Mysterious Affair at Styles. Naskah ini disimpan oleh Agatha hingga 5 tahun lamanya, sebelum akhirnya terbit dan direspons positif oleh publik. Sejak itu, Agatha merasa ia telah menemukan panggilan hidupnya yang sesungguhnya, yakni menjadi pengarang. Ia terus produktif berkarya, dan novel-novelnya selalu disambut hangat oleh penggemar maupun kritikus.
Pernikahan pertamanya yang tidak bahagia. Pasangan ini mempunyai seorang putri, Rosalind Hicks dan bercerai pada 1928.
Pada Desember 1926 dia menghilang selama sebelas hari dan menimbulkan suatu keributan di kalangan pers. Mobilnya ditemukan dibiarkan kosong di sebuah lubang kapur. Dia akhirnya ditemukan sedang tinggal di sebuah hotel di Harrogate, di mana dia mengatakan bahwa dia telah mengalami amnesia yang disebabkan gangguan urat syaraf setelah kematian ibunya dan masalah dalam perkawinan pertamanya. Ada yang berpendapat bahwa ini hanyalah sebuah aksi publisitas saja.
Ada tiga teori yang paling populer mengenai penyebab peristiwa menghilangnya itu.
Pertama, Christie mungkin sengaja melakukan semuanya itu sebagai publisitas untuk melariskan novel-novelnya. Ini diperkuat dengan adanya unsur-unsur misteri yang ditemukan pada kondisi menghilangnya.
Kedua, Christie melakukannya dengan sengaja sebagai protes karena rencana suaminya untuk menghabiskan akhir pekan dengan selingkuhannya di sebuah rumah dekat lokasi ditinggalkannya mobil.
Teori ini sesungguhnya sangat masuk akal. Pada tanggal 8 Desember itu, malam yang sama sebelum Christie menghilang, mereka bertengkar karena suaminya menceritakan niatnya tersebut. Bahkan, bukan cuma sebagai protes, Christie mungkin telah menghilang dengan tujuan membuat suaminya malu dengan menjadikannya sebagai tersangka pembunuhan. Jika ini tujuannya, sepertinya ia cukup berhasil karena selama ia menghilang, polisi memang memeriksa Archie secara intensif mengingat ia memiliki motif karena perselingkuhannya. Polisi bahkan juga membuntuti dan menyadap telepon rumahnya.
Teori ketiga dan yang paling baru datang dari Andrew Norman, seorang dokter dan penulis biografi Christie.
Menurutnya, novelis itu mungkin mengalami apa yang disebut "Fugue State" atau secara teknis dapat disebut 'Psycogenic Trance' atau Amnesia yang diakibatkan oleh Trauma, stress atau depresi.
Ini adalah sebuah teori yang juga cukup masuk akal mengingat pada tahun 1926, malam ketika menghilang, Ia dan suaminya bertengkar, bahkan suaminya sempat meminta cerai darinya. Ini menambah depresi yang dialaminya karena ibu Christie baru meninggal dunia satu tahun sebelumnya. Norman, yang menghabiskan beberapa lama untuk mempelajari kehidupan Christie menemukan indikasi bahwa ia mungkin memang memiliki kondisi mental yang langka ini.
Teori ini juga diperkuat dengan adanya fakta bahwa Christie telah mendaftar di hotel dengan nama Teresa Neele, nama yang memiliki nama belakang sama dengan selingkuhan suaminya, Nancy Neele.
Namun, Walaupun begitu, tetap saja tidak ada yang pernah bisa mengetahui dengan pasti jawabannya karena Agatha Christie sendiri menolak untuk membicarakan peristiwa itu hingga kematiannya pada 12 Januari 1976 di Oxfordshire. Jadi, ini adalah sebuah episode misteri sendiri dari kehidupan sang novelis.
Pada 1930 dia menikah dengan Sir Max Mallowan, seorang ahli arkeologi Inggris, dan perjalanannya bersama suaminya ke Timur Tengah memberinya ide untuk beberapa latar belakang novel-novelnya. Novel-novel lainnya mengambil lokasi di Torquay, Devon, tempat ia dilahirkan.
Sandiwara panggungnya "The Mousetrap" memegang rekor sebagai sandiwara dengan masa putar terpanjang di London—sejak dimulai pada 25 November 1952 hingga sekarang telah diputar lebih dari 20.000 kali.
Sampai saat ini, belum ada yang bisa menggantikan posisinya sebagai “The Queen of Crime”, wanita penulis misteri paling laris di dunia. Pada 1971 dia dianugerahi gelar "Dame Commander of the British Empire".
Pada 1971 dia dianugerahi gelar "Dame Commander of the British Empire".*