Di balik sikap tenangnya, ternyata Felipe adalah sosok yang menyukai humor untuk orang-orang terdekatnya. Namun, di sisi lain, sebagian masyarakat menilainya terlalu pemalu dan kurang menunjukkan kepribadiannya.

Jika Carlos dinilai kurang setia kepada pasangan, maka Felipe sebaliknya, dia dianggap sebagai suami dan ayah yang baik, meskipun karismanya tidak sekuat ayahnya.
![]() |
| Felipe VI saat kecil dan remaja |

Jika Carlos dinilai kurang setia kepada pasangan, maka Felipe sebaliknya, dia dianggap sebagai suami dan ayah yang baik, meskipun karismanya tidak sekuat ayahnya.
Cerdas dan alim, dua kata itu yang menjadikan Felipe banyak disukai. "Namun sebenarnya karakternya sangat dingin, lebih mirip ibunya," ujar teman dekatnya. Jika Carlos disebut ‘sangat Spanyol’, yang suka bercanda dan ngobrol, Felipe lebih tenang dan terlihat professional terutama saat berbicara di depan umum atau saat memberikan pidato. Itu juga yang akhirnya membuat banyak perempuan jatuh cinta pada Felipe.
Tetapi Felipe terlalu diam untuk urusan yang satu itu, kecuali dia pernah pernah mengakui bahwa dia mengagumi seorang pembaca berita saat dia sedang menonton siaran berita di televisi. Selebihnya Felipe hanya memiliki beberapa teman dekat, di antaranya adalah Isabel Sartonius. Sayangnya ibu Isabel adalah pecandu kokain. Tentu itu adalah hal buruk bagi keluarga kerajaan. Felipe kemudian mengalihkan perhatiannya dari Isabel, kepada seorang model pakaian Norwegia, Eva Sannum. yang juga akhirnya ia tinggalkan karena dinilai kurang tepat mendampinginya sebagai calon raja. Apalagi baju-baju yang diperagakan Eva adalah bikini.

Setelah itu, tak pernah terdengar atau terlihat Felipe bersama seorang wanita. Sampai suatu kali, Felipe tak pernah menduga cinta bisa memerangkap tiba-tiba. Dalam sekali pandang, dia terkesima. Untuk cinta yang satu ini, dia bahkan tak memedulikan apa pun, kecuali dia percaya bahwa cinta pada pandangan pertama itu benar-benar ada.*




