Setelah itu ia kembali ke Madrid untuk mengejar gelar di bidang hukum di Universitas Otonomi Madrid pada 1993. Gelar master untuk hubungan internasional diraihnya di Georgetown University, Amerika Serikat.
Saat berkuliah di kota itu ia tinggal sekamar dengan Putra Mahkota Pavlos dari Yunani. Sekarang ia mewakili Spanyol di berbagai fungsi urusan di luar negeri dan aktif dalam berbagai program di Spanyol.
Carlos pernah berkata, bahwa Felipe akan menjadi raja yang paling siap untuk negaranya, dan Felipe adalah raja pertama Spanyol yang punya gelar akademis. Tak hanya itu, Felipe juga pernah menjalani pendidikan militer pada 1985-1989 dan memiliki kualifikasi sebagai pilot helikopter. Di jajaran militer Spanyol, Felipe adalah letnan kolonel di angkatan darat dan udara. Dia juga menjadi komandan fregat AL Spanyol.
Felipe naik tahta pada tengah malam tanggal 19 Juni. Ia secara resmi dinobatkan dalam sebuah upacara yang diselenggarakan di Cortes. Felipe menjadi raja termuda di Eropa, mengingatkan kita pada Raja Willem Alexander dari Belanda yang juga menjadi raja di usia muda. Felipe menyandang gelar Raja Felipe VI. Selain menjadi kepala negara, dia juga menjadi panglima tertinggi angkatan bersenjata Spanyol.
Tidak seperti pendahulunya yang diangkat secara monarki, pengangkatan Raja Felipe disahkan secara konstitusional. Meski ia juga anak dari seorang raja, pengangkatannya membutuhkan persetujuan dari parlemen. Dan ia adalah raja pertama yang diangkat secara konstitusional.
Felipe naik tahta di tengah krisis ekonomi yang mendera rakyat Spanyol. Selama beberapa tahun terakhir, Tantangan Felipe bukan hanya soal perekonomian negerinya, melainkan juga mengembalikan citra keluarga kerajaan. Selain itu, Felipe juga memiliki beban untuk menjaga kesatuan Spanyol saat beberapa daerah seperti Catalan menuntut kemerdekaan dan sejumlah kecil rakyat menginginkan pembubaran sistem monarki.



