Pesta Gimjang, Membuat Kimchi untuk Musim Dingin

Kimchi adalah makanan tradisional Korea, salah satu jenis asinan sayur hasil fermentasi yang diberi bumbu pedas. Setelah digarami dan dicuci, sayuran dicampur dengan bumbu yang dibuat dari udang kecil, kecap ikan, bawang putih, jahe, dan bubuk cabai merah. Lalu bagaimana mulanya tradisi membuat kimchi?


bundaerin.blogspot.com





Saat musim dingin atau ketika salju turun sangat lebat, orang-orang biasanya malas beranjak untuk pergi ke pasar dan mengolah makanan. Orang-orang Korea membuat kimchi sebagai makanan persediaan atau cadangan sayuran saat musim dingin. Tradisi ini akhirnya berlanjut dan menjadi pesta yang dilakukan setiap tahun di musim dingin. Orang Korea menyebutnya Pesta Gimjang, pesta membuat kimchi.


Kimchi Korea ini bermula pada kebutuhan orang – orang zaman pra sejarah yang menggunakan garam sebagai bahan pengawet. Garam ini digunakan sebagai pengawet makanan yang akan dimakan pada saat musim dingin yang sudah disiapkan dari sejak musim gugur. Karena pada musim dingin jenis sayuran yang tumbuh di korea ini sangat terbatas, maka tercetuslah ide untuk mengawetkan makanan. Pada awalnya Kimchi Korea ini diawetkan dengan garam, namun kemudian terbentuklah inovasi dari berbagai macam bumbu untuk mengawetkan Kimchi Korea selain garam, antara lain asinan seafood, daging dan juga cabe merah.

Tradisi ini bukanlah tradisi perorangan, bahkan tradisi membuat kimchi atau Pesta Gimjang berlaku secara nasional dan dilakukan tiap bulan November dan Desember. Di bulan-bulan inilah, sayuran pembuat kimchi banyak dipanen.

Pada mulanya, kimchi dibuat tanpa menggunakan campuran bahan cabai. Resep asinan sayuran dan labu sudah dimuat dalam buku resep terbitan tahun 1670, tapi tidak menggunakan cabai. Orang Korea baru mengenal cabai setelah kedatangan para pedagang Portugis. Mulai saat itu orang Korea mulai mencampurkan cabai pada kimchi.

Di dalam catatan sejarah abad ke-17 ditulis tentang 11 jenis kimchi. Sedangkan cabai sebagai bahan kimchi mungkin baru populer bertahun-tahun kemudian.*


Baca juga Perempuan Berhak Atas Gigitan Pertama