Tiga perempuan muda dari Satuan I Gegana terpilih mengikuti pelatihan CRT (Crisis Response Team). Briptu Martha A. Nainggolan, Briptu Pularwati, dan Briptu Christeel Racheltania Philip, tiga perempuan pertama di dunia yang prestasinya diakui melalui pelatihan anti-teroris yang sebelumnya dikhususkan untuk kaum laki-laki.
Profesi yang umumnya digeluti laki-laki ini nyatanya mampu digeluti oleh perempuan. Sejak tahun 1990, beberapa polwan diarahkan bergabung dalam Satuan I Gegana. Satuan l Gegana adalah bagian dari Polri yang tergabung dalam Brigade Mobil (Brimob). Satuan ini memiliki kemampuan khusus seperti anti-teror, penjinakan bom, intelijen, anti-anarkis, dan penanganan KBR (kimia, biologi, radioaktif).
Bulan Maret 2015, saya ditugaskan untuk menulis tentang tiga perempuan hebat anggota pasukan Gegana. Jujur saja, itu adalah tugas yang menarik, sekaligus menegangkan. Pagi sekali, saya sudah tiba di markas Brimob Kelapa Dua, Cimanggis, setelah sebelumnya membuat janji bertemu.
Kompol Agus Waluyo S.IK, Kasi Ops Satuan I Gegana, menerima saya dengan ramah. Menurutnya, ketiga perempuan itu terpilih karena prestasi mereka selama ini. “Mereka memiliki kemampuan di atas rata-rata Polwan lain. Juga memiliki kriteria yang ditentukan dalam pelatihan CRT, seperti mempunyai keahlian menembak, memiliki basic yang sudah ada tentang anti teror dan sudah berdinas lebih dari 4 tahun. Sebelum diberangkatkan mereka dipersiapkan dengan sangat matang di sini. Sebentar lagi mereka ke sini. Sayangnya yang satu sedang cuti hamil, jadi nanti yang cuti itu Mbak Erin wawancara via telepon saja ya.”
Kebetulan, saat itu ia sedang memantau kegiatan kunjungan anak-anak sekolah. Maka, sambil menunggu kedatangan dua perempuan hebat itu, Kompol Agus mengajak kami melihat kegiatan itu di aula depan lapangan markas. Mako Brimob membuka kunjungan bagi sekolah-sekolah yang ingin mengenal lebih jauh tentang apa itu Brimob.
“Ini merupakan pengenalan kepada siswa bahwa ada profesi seperti ini dengan tugasnya masing-masing. Jadi siswa-siswi bisa memilih profesinya kelak,” ujar AKP Ina Rokhmatin, Kasi Ren Satuan I Gegana, yang ikut menemani. Perempuan yang masih tetap gagah di usianya itu juga menjelaskan beberapa kegiatan para Polwan di sini.
Tak berapa lama, dua perempuan peraih sertifikasi CRT muncul ditemani beberapa rekan. “Ini dia Briptu Martha A Nainggolan dan Briptu Christeel Racheltania Philip,” ujar AKP Ina Rokhmatin.