Perempuan Berhak atas Gigitan Pertama Kimchi

Tokoh penting dalam Pesta Gimjang atau pesta pembuatan kimchi adalah para perempuan. Mereka (dalam suatu lingkungan) berkumpul di satu tempat dan mulai mempersiapkan bahan pembuat kimchi. 




Mereka mengolah makanan fermentasi ini, mulai dengan mencuci sayuran, memotong, menambahkan garam, mengaduk, sampai memasukkannya ke dalam gentong tanah liat untuk gaya tradisional, atau menyimpannya di lemari es.

Para perempuan itu duduk di lantai mengupas bawang putih, memotong puluhan kubis, dan mengaduknya. Semua dilakukan sambil ngobrol dan bersenda, layaknya orang yang sedang memasak untuk hajatan. Saat-saat seperti itulah yang dinikmati para perempuan pengilah kimchi, obrolan-obrolan yang kadang menimbulkan gosip atau kelucuan-kelucuan. 

Biasanya mereka akan bergantian menjadi tuan rumah dan mengundang orang lainnya untuk membuat kimchi di lingkungannya. Di akhir minggu, setiap keluarga di lingkungan itu sudah memiliki kimchi yang dibutuhkan untuk bertahan di musim dingin. 

Setelah semua sayuran tercampur rata bersama dengan bubuk cabai, bawang putih dan garam, dalam satu wadah, kimchi pun selesai dibuat. Namun, pesta belum usai. Atas kerja kerasnya, perempuan-perempuan pembuat kimchi ini berhak mendapatkan gigitan pertama kimchi yang belum terfermentasi.*


Baca juga Pesta Gimjang, Membuat Kimchi untuk Musim Dingin