Raja Felipe VI Anggota Keluarga Kerajaan yang Dipuja

Dari pernikahannya dengan Sofia, pada Mei 1962, Juan Carlos mendapatkan tiga anak, Elena, Christina, dan Felipe. Carlos dan Sofia adalah pelaut tangguh, mereka dipertemukan di atas kapal. 


Berkat Franco, pasangan ini menetap di istana Zarzuela di dekat Madrid. Juan Carlos dikenal sebagai sosok penyelamat Spanyol, yang kini dihujat, dicela, jatuh, tetapi turun tahta dengan mayoritas cinta rakyat tetap untuknya. Dan Felipe, si putra bungsu, menyalip kedua kakaknya menjadi pewaris tahta yang ditinggalkan Carlos.

Di antara ketiga anak Carlos, Felipe paling populer dan mendapat banyak dukungan positif rakyat. Sikap santun dan alimnya membuat ia dipuja rakyat Spanyol. Bahkan dalam jajak pendapat Januari lalu, saat Felipe merayakan ulang tahun ke-46, popularitasnya mengungguli sang ayah. Dia mengantongi 66,4 persen citra positif, sementara Juan Carlos hanya 41,3 persen. Pernikahannya dengan Putri Letizia yang bukan keturunan bangsawan, turut mendongkrak popularitasnya.

Baca: Raja felix Kepopuleran dari Sang Ayah

Felipe dilahirkan di Madrid pada 30 Januari 1968 dengan nama lengkap Felipe Juan Pablo Alfonso de Todos los Santos de Borbón y de Grecia. Meski memiliki dua kakak perempuan, di bawah konstitusi 1978, Felipe tetap menikmati hak langsung dari kekuasaan sebagai pewaris laki-laki satu-satunya.

Beberapa bulan sebelum ulang tahunnya yang kedelapan, kali pertama dalam hidupnya Felipe muncul dengan penampilan resmi menghadiri proklamasi ayahnya sebagai Raja pada 22 November 1975, menggantikan Franco. Pada tahun 1977, ia diangkat sebagai Prince of Asturias, gelar yang diberikan kepada ahli waris. Pada 30 Januari 1986, Falipe dinobatkan sebagai Putra Mahkota di usia18 tahun.

Sejak usia muda, Felipe lekat dengan citra positif. Itu dikarenakan keterlibatannya dalam berbagai kunjungan kenegaraan dan tak pernah terlibat skandal. Pemilik tinggi 197 cm ini sering melakukan kunjungan ke berbagai negara. Saat baru menjabat jadi pangeran saja Felipe bahkan sudah menghadiri hampir 70 pelantikan presiden dunia. (Ditayangkan di Majalah Puan Pertiwi edisi 2/Th 1)